Inventory
NIGMAGRID INVENTORY SYSTEM
Sistem Informasi Inventory Obat & Alkes Terintegrasi
Nigmagrid Inventory System adalah platform digital terintegrasi yang dirancang untuk membantu pengelolaan obat dan alat kesehatan (Alkes) secara menyeluruh, mulai dari registrasi dan master data, perencanaan serta pengadaan, penerimaan dan penyimpanan barang, distribusi antar cabang, pengendalian stok, hingga transaksi dan pelaporan.
๐Ÿ’Š Registrasi Obat & Alkes ๐Ÿ“ฆ Pengadaan & Penerimaan ๐Ÿšš Distribusi Antar Cabang ๐Ÿ“Š Monitoring & Reporting
Nigmagrid LMS
Tentang Produk
Nigmagrid Inventory System adalah aplikasi terintegrasi yang membantu Apotek X mengelola seluruh proses pengolahan data dan transaksi obat serta alat kesehatan (alkes) secara terstruktur, terintegrasi, dan efisien.
Sistem Informasi Obat / Alkes Apotek X berfungsi sebagai pusat pengelolaan data dan transaksi obat serta alat kesehatan, mulai dari registrasi obat, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, hingga pengendalian stok. Aplikasi ini dirancang untuk mendukung operasional Apotek X yang memiliki banyak cabang, dengan data obat dan alkes yang tersimpan sebagai master dan digunakan sebagai acuan dalam berbagai proses transaksi. Sistem juga mendukung stok opname, adjustment stok, reposisi stok, serta pelaporan persediaan dan transaksi sehingga pengawasan inventory dapat dilakukan secara lebih terkontrol dan efisien.
  • โœ“ Mengintegrasikan pengelolaan data obat dan alkes mulai dari registrasi hingga pengendalian inventory
  • โœ“ Mendukung proses pengadaan, penerimaan, penyimpanan, dan distribusi obat serta alkes
  • โœ“ Membantu pengawasan stok melalui proses stok opname, adjustment stok, dan reposisi stok
  • โœ“ Menyediakan laporan persediaan, transaksi, distribusi, retur, dan penyusutan
  • โœ“ Mendukung pengelolaan data secara terintegrasi antar apotek dan cabang
Permasalahan Bisnis
Pengelolaan obat dan alat kesehatan (alkes) di Apotek X melibatkan berbagai proses yang saling berkaitan, mulai dari registrasi barang, perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi antar cabang, hingga pengendalian persediaan.
Dengan jumlah barang dan aktivitas yang terus berkembang serta operasional yang mencakup banyak apotek atau cabang, diperlukan pengelolaan data dan proses yang terintegrasi agar ketersediaan stok, pergerakan barang, transaksi, dan pelaporan dapat dikendalikan secara lebih efektif dan akurat.
Kondisi Eksisting
  • Pengelolaan obat dan alkes mencakup berbagai tahapan mulai dari registrasi barang hingga proses transaksi
  • Apotek X memiliki banyak apotek atau cabang yang membutuhkan pengelolaan data obat dan alkes secara konsisten
  • Terdapat proses perencanaan kebutuhan barang berdasarkan kebutuhan dari masing-masing cabang
  • Proses pengadaan barang menggunakan dokumen SPK dan Purchase Order (PO)
  • Penerimaan barang dilakukan berdasarkan barang yang telah dipesan melalui proses pengadaan
  • Distribusi barang ke unit kerja atau cabang membutuhkan pencatatan Delivery Order (DO)
GAP
  • Data obat dan alkes perlu dikelola dalam master data yang terpusat agar informasi barang tetap konsisten antar apotek dan cabang
  • Pengendalian persediaan perlu memperhitungkan kesesuaian antara stok fisik dengan stok yang tercatat pada sistem
  • Perbedaan hasil stok opname membutuhkan proses berita acara dan adjustment sebelum perubahan stok dilakukan
  • Pergerakan barang dari proses pengadaan, penerimaan, penyimpanan, hingga distribusi perlu dapat ditelusuri secara terstruktur
  • Proses reposisi stok antar apotek atau cabang membutuhkan pengelolaan yang terkontrol agar distribusi persediaan dapat dipantau
  • Management membutuhkan informasi dan laporan yang terintegrasi untuk memantau persediaan, transaksi, distribusi, retur, dan penyusutan
Dampak Bisnis
  • Risiko kelebihan atau kekurangan persediaan dapat memengaruhi ketersediaan obat dan alkes pada apotek atau cabang
  • Selisih antara stok fisik dan stok sistem dapat menyulitkan proses pengendalian serta monitoring persediaan
  • Proses pengadaan dan distribusi yang tidak terkoordinasi dapat memengaruhi efisiensi operasional antar cabang
  • Pengawasan terhadap barang kadaluarsa, rusak, retur, dan penyusutan menjadi lebih kompleks ketika jumlah persediaan semakin besar
  • Penelusuran pergerakan barang dari pengadaan hingga distribusi dapat menjadi lebih sulit apabila data tidak dikelola secara terintegrasi
  • Management membutuhkan informasi yang akurat dan tepat waktu untuk melakukan monitoring persediaan serta mengambil keputusan operasional
Solusi Nigmagrid
Setiap tantangan dalam pengelolaan obat dan alat kesehatan (alkes) dijawab melalui modul yang saling terintegrasi, mulai dari registrasi, perencanaan dan pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, pengendalian stok, hingga pelaporan.
๐Ÿ”—
Integrasi Data Obat & Alkes
Mengelola Master Obat, Master Alkes, Principal, serta data Apotek/Cabang sebagai basis utama yang digunakan dalam proses pengadaan dan transaksi sehingga data barang lebih terstruktur, konsisten, dan dapat digunakan secara terintegrasi.
๐Ÿ“‹
Perencanaan & Pengadaan Terstruktur
Mendukung proses perencanaan kebutuhan obat dan alkes dari setiap cabang melalui Listing Perencanaan Barang yang kemudian dapat dilanjutkan ke pembuatan SPK dan PO untuk mendukung proses pengadaan secara terstruktur.
๐Ÿ“ฆ
Kontrol Penerimaan & Persediaan
Mencatat dan memeriksa barang yang diterima berdasarkan hasil SPK, kemudian menggunakan data penerimaan tersebut sebagai dasar dalam pengelolaan stok persediaan dan aset secara lebih terkontrol.
๐Ÿšš
Distribusi Antar Cabang
Mendukung proses pengiriman obat dan alkes ke unit kerja atau cabang, termasuk pencatatan Delivery Order (DO) serta penyediaan listing barang yang telah didistribusikan untuk memudahkan penelusuran pergerakan barang.
๐Ÿ“Š
Stok Opname & Adjustment
Mencatat perbedaan antara stok sistem dan stok fisik melalui proses stok opname, dilanjutkan dengan pembuatan berita acara selisih dan adjustment setelah memperoleh persetujuan pimpinan.
๐Ÿ”„
Reposisi Stok
Menghitung kembali hasil stok opname dengan memperhitungkan transaksi keluar-masuk barang yang terjadi selama proses opname sehingga operasional tetap dapat berjalan dan stok dapat direkonsiliasi kembali secara lebih akurat.
๐Ÿ“ˆ
Pelaporan Terintegrasi
Menyediakan laporan status produk, jumlah persediaan, penjualan resep dan nonresep, retur, penyusutan produk kadaluarsa atau rusak, hingga rekapitulasi penjualan berdasarkan periode untuk mendukung monitoring dan evaluasi operasional apotek.
Manfaat
Dampak nyata yang diperoleh Apotek X melalui penggunaan sistem terintegrasi untuk mengelola obat dan alat kesehatan (alkes), mulai dari perencanaan dan pengadaan hingga pengendalian persediaan serta pelaporan operasional.
โšก
Efisiensi Operasional
Mengintegrasikan proses perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, hingga pengendalian stok dalam satu alur sehingga membantu menghemat waktu dan tenaga kerja dalam operasional apotek dan cabang.
๐Ÿ“ฆ
Kontrol Stok Lebih Baik
Membantu mengendalikan persediaan melalui proses penerimaan barang, stok opname, adjustment, dan reposisi sehingga perbedaan antara stok sistem dan stok fisik dapat ditangani secara lebih terstruktur.
๐Ÿ—‚๏ธ
Data Obat & Alkes Lebih Terstruktur
Menjadikan Master Obat dan Master Alkes sebagai data utama dalam proses pengadaan dan transaksi, dengan dukungan data Principal serta Apotek/Cabang untuk menjaga konsistensi informasi barang.
๐Ÿ”
Transparansi Pergerakan Barang
Memudahkan penelusuran pergerakan obat dan alkes melalui tahapan perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, hingga distribusi ke unit kerja atau cabang.
๐Ÿ“Š
Pengambilan Keputusan Lebih Baik
Menyediakan informasi melalui laporan persediaan, penjualan, retur, penyusutan, dan rekapitulasi berdasarkan periode untuk mendukung monitoring, analisis, dan pengambilan keputusan operasional.
Fitur Utama
Solusi terintegrasi untuk mengelola registrasi, master data, pengadaan, penerimaan, persediaan, distribusi, transaksi apotek, hingga reporting dan Executive Information System untuk mendukung pengelolaan obat dan alat kesehatan (alkes) secara terstruktur.
๐Ÿ“ 01. Modul Registrasi

Mendukung proses pendaftaran obat dan alkes dari Principal, proses approval, hingga data yang telah disetujui menjadi data aktif pada Master Obat atau Master Alkes.

๐Ÿ—‚๏ธ 02. Master Data

Mengelola Master Obat, Master Alkes, Principal, serta data Apotek/Cabang sebagai basis utama yang digunakan dalam proses pengadaan dan transaksi.

๐Ÿ“‹ 03. Pengadaan

Mendukung perencanaan kebutuhan barang, pembuatan SPK/PO, review perencanaan, hingga proses pengadaan obat dan alkes dari Principal secara terstruktur.

๐Ÿฌ 04. Warehouse & Penerimaan

Mencatat Delivery Order, pengiriman dari rekanan, penerimaan barang, proses pengecekan, serta perhitungan stok persediaan dan aset berdasarkan barang yang diterima.

๐Ÿšš 05. Distribusi Barang

Mengelola proses pengiriman obat dan alkes ke unit kerja atau cabang serta menghasilkan Delivery Order (DO) sebagai dokumen distribusi barang.

๐Ÿ“Š 06. Stok Opname

Membantu pencatatan stok fisik, pembuatan berita acara selisih, adjustment stok, serta reposisi stok untuk menjaga kesesuaian antara stok sistem dan kondisi fisik.

๐Ÿ’Š 07. Modul Apotik

Mendukung transaksi penjualan resep dan nonresep, retur barang, serta pengelolaan laporan persediaan, penjualan, retur, dan penyusutan produk.

๐Ÿ“ˆ 08. Reporting & Executive Information System

Menyediakan laporan dan informasi hasil sinkronisasi data outlet untuk mendukung kebutuhan monitoring, analisis, evaluasi, serta pengembangan bisnis.

Workflow / Business Process
Proses pengelolaan Dana Pensiun dibangun secara berlapis dan terintegrasi, dimulai dari integrasi data antar departemen, pengelolaan administrasi dan kepesertaan, penerapan tata kelola dan monitoring, pengolahan informasi manfaat, hingga menghasilkan informasi dan output yang mendukung kepuasan peserta serta pengambilan keputusan operasional perusahaan.
Geser untuk lihat tahapan lainnya
1
Layer 01 ยท Infrastructure
Data & Integrasi
Integrasi data dari berbagai departemen menjadi fondasi utama pengelolaan Dana Pensiun. Data dari setiap fungsi dikumpulkan dan dihubungkan untuk membentuk sumber informasi yang terintegrasi.
๐Ÿ“’ Akuntansi ๐Ÿ“ˆ Investasi ๐Ÿ’ฐ Keuangan ๐Ÿ‘ฅ SDM & Umum
2
Layer 02 ยท Administration
Pengelolaan Data & Kepesertaan
Sistem mengumpulkan dan mengelola data operasional Dana Pensiun secara terpusat untuk memastikan validitas, kelengkapan, dan konsistensi informasi yang digunakan dalam proses administrasi.
๐Ÿ‘ฅ Kepesertaan ๐Ÿ“‹ Tata Usaha ๐Ÿ‘ค Data Karyawan ๐Ÿ’ณ Administrasi Iuran
3
Layer 03 ยท Governance
Tata Kelola & Monitoring
Data dan aktivitas pengelolaan Dana Pensiun dikelola berdasarkan prinsip tata kelola yang baik sehingga proses operasional, manfaat pensiun, dan kepatuhan prosedur dapat dipantau secara transparan dan terukur.
๐Ÿ›ก๏ธ Tata Kelola Dana Pensiun ๐Ÿ“Š Monitoring Manfaat ๐Ÿ”„ Sinkronisasi Data Departemen โœ… Kepatuhan Prosedur
4
Layer 04 ยท Benefit & Information
Analisis Manfaat & Informasi
Data yang telah terintegrasi dan tervalidasi diolah menjadi informasi yang akurat mengenai manfaat pensiun serta hak yang diterima oleh peserta.
๐Ÿฆ Informasi Manfaat Pensiun ๐Ÿงฎ Perhitungan Manfaat ๐Ÿ“‘ Akses Data & Informasi โœ… Validasi Hak Peserta
5
Layer 05 ยท Output
Kepuasan & Keputusan Operasional
Sistem menghasilkan informasi dan output yang mendukung peningkatan kepuasan peserta, efisiensi pembayaran, penyusunan laporan Dana Pensiun, serta pengambilan keputusan strategis perusahaan.
๐Ÿ“„ Laporan Dana Pensiun ๐Ÿค Kepuasan Pekerja ๐Ÿ’ฐ Efisiensi Pembayaran ๐ŸŽฏ Keputusan Strategis Perusahaan
Screenshot & Desain Sistem
Gambaran Sistem Informasi Obat & Alkes melalui berbagai tampilan sistem yang mendukung proses registrasi, master data, pengadaan, warehouse, distribusi, inventory control, transaksi apotek, hingga reporting dan Executive Information System.
FAQ
Beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar sistem Inventory & Apotik, mulai dari registrasi obat dan alkes, pengadaan, pengelolaan persediaan, distribusi, transaksi penjualan, hingga pelaporan dan monitoring manajemen.
Apa tujuan utama aplikasi ini?
Aplikasi ini dibangun untuk mengintegrasikan proses transaksi dan pengolahan data obat dan alat kesehatan (alkes), mulai dari registrasi obat hingga proses operasional dan keuangan. Sistem juga membantu meningkatkan pengawasan stok serta efisiensi waktu dan tenaga kerja.
Apakah aplikasi dapat mengelola obat dan alat kesehatan sekaligus?
Ya. Sistem menyediakan Master Obat dan Master Alkes sebagai data utama yang digunakan dalam proses transaksi penjualan maupun pengadaan.
Bagaimana proses obat atau alkes dapat masuk ke sistem?
Principal melakukan proses registrasi obat atau alkes. Setelah dokumen dan pembayaran registrasi diterima serta proses approval disetujui, status registrasi berubah menjadi aktif dan data obat atau alkes masuk ke Master Obat/Alkes.
Apakah sistem mendukung proses pengadaan barang?
Ya. Modul Inventory Logistic & Warehouse mendukung proses perencanaan kebutuhan barang, input SPK, pembuatan PO, review perencanaan, hingga proses pengiriman dan penerimaan barang dari Principal.
Bagaimana sistem membantu mengontrol stok?
Sistem menyediakan fitur Penerimaan Barang, Stok Opname, Adjustment Stok, dan Reposisi Stok. Stok opname digunakan untuk membandingkan stok pada sistem dengan stok fisik. Apabila terdapat selisih, proses adjustment dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan pimpinan.
Apakah barang dapat didistribusikan ke cabang atau unit kerja?
Ya. Sistem menyediakan fitur Distribusi Barang ke Unit Kerja untuk mengirimkan obat atau alkes yang dibutuhkan sekaligus menghasilkan Delivery Order (DO). Sistem juga menyediakan Listing Distribusi untuk melihat barang yang telah didistribusikan.
Apakah sistem menyediakan laporan operasional?
Ya. Modul Apotik menyediakan berbagai laporan, antara lain status produk, jumlah persediaan, penjualan resep dan nonresep, retur barang, penyusutan produk kadaluarsa/rusak, serta rekapitulasi penjualan berdasarkan periode.
Apakah sistem dapat digunakan untuk kebutuhan monitoring manajemen?
Ya. Executive Information System (EIS) menampilkan hasil sinkronisasi data outlet untuk kebutuhan monitoring, analisis laporan, dan pengembangan bisnis. Informasi yang tersedia antara lain omset outlet, jumlah member/non-member, kategori member, jenis layanan, jenis transaksi, serta berbagai laporan analisis lainnya.
Apakah sistem mendukung pengelolaan banyak apotek atau cabang?
Ya. Sistem menyediakan Master Apotik/Cabang dan mendukung pengelolaan data dari berbagai outlet. Pada bagian Membership, sistem juga disebut digunakan oleh 464 apotek yang tersebar di seluruh Indonesia.
Apakah aplikasi mendukung transaksi penjualan di apotek?
Ya. Modul Apotik mendukung transaksi penjualan obat dan produk farmasi untuk pasien dengan resep maupun penjualan umum atau nonresep. Sistem juga mendukung pengelolaan retur barang serta laporan penjualan untuk kebutuhan operasional apotek.
Siap Optimalkan Pengelolaan Inventory Apotek Anda?
Integrasikan proses registrasi obat dan alkes, pengadaan, penerimaan, distribusi, pengendalian stok, hingga pelaporan dalam satu sistem untuk membantu Apotek X meningkatkan efisiensi operasional dan pengawasan persediaan.